Cara membuat tape singkong dimulai dari mengukus singkong hingga matang, mendinginkannya sepenuhnya, lalu menaburkan ragi tape secara merata sebelum difermentasi dalam wadah tertutup selama 2–3 hari. Kunci keberhasilannya ada di kebersihan alat, suhu singkong yang benar-benar dingin sebelum diberi ragi, dan takaran ragi yang pas agar hasilnya manis dan empuk, tidak keras atau justru terlalu asam.
Apa Itu Tape Singkong
Tape singkong adalah makanan tradisional Indonesia hasil fermentasi singkong menggunakan ragi, terutama jenis ragi yang mengandung Saccharomyces cerevisiae. Proses fermentasi ini mengubah pati singkong menjadi gula sederhana dan sedikit alkohol alami, sehingga menghasilkan rasa manis-asam dan aroma khas yang menjadi ciri utama tape. Semakin lama proses fermentasinya, rasa tape akan semakin asam; jika ingin hasil yang lebih manis, tape bisa dibuka lebih cepat (sekitar 2 hari).
Catatan: karena proses fermentasi menghasilkan sedikit kandungan alkohol alami, tape singkong sebaiknya dikonsumsi secukupnya, terutama bagi yang menghindari alkohol karena alasan kesehatan atau keyakinan tertentu.
Bahan-Bahan
- 1 kg singkong, kupas dan cuci bersih
- 2–3 gram ragi tape (sekitar 1 keping ragi tape untuk 1 kg singkong), haluskan
- Daun pisang secukupnya untuk alas dan penutup (opsional, memberi aroma khas)
Cara Membuat Tape Singkong
- Kupas singkong, potong sesuai selera (sekitar 5–7 cm), lalu cuci bersih berulang kali hingga air bilasan bening dan getahnya hilang.
- Kukus singkong hingga benar-benar matang tapi tidak terlalu lembek, sekitar 30–40 menit tergantung ukuran potongan.
- Angkat singkong, tata di atas nampan/wadah yang sudah dialasi daun pisang, lalu biarkan dingin sepenuhnya hingga mencapai suhu ruang. Jangan melanjutkan ke tahap berikutnya selagi masih hangat karena suhu panas bisa mematikan ragi dan membuat fermentasi gagal.
- Setelah benar-benar dingin, taburi singkong secara merata dengan ragi tape yang sudah dihaluskan.
- Susun kembali singkong dalam wadah, tutup dengan daun pisang, lalu tutup rapat wadahnya.
- Simpan wadah di tempat yang kering, gelap, dan bersuhu ruang stabil. Diamkan selama 2–3 hari tanpa membuka wadah.
- Setelah 2–3 hari, buka wadah dan cek hasilnya — tape yang berhasil akan terasa lembut, berair, dan beraroma manis-asam khas.
- Simpan tape yang sudah jadi di lemari es untuk menghentikan proses fermentasi lebih lanjut dan menjaga kesegarannya.
Tips Agar Tape Singkong Tidak Gagal
- Jangan menyentuh singkong dengan tangan langsung setelah dikukus — gunakan sendok atau alat bersih untuk menata dan menaburkan ragi, guna mencegah kontaminasi bakteri lain yang bisa mengganggu proses fermentasi.
- Pastikan singkong benar-benar dingin sebelum ditaburi ragi, karena panas berlebih akan membunuh mikroba ragi.
- Perhatikan takaran ragi — terlalu banyak ragi membuat tape cepat lembek dan terlalu asam, sementara terlalu sedikit membuat tape keras dan kurang manis.
- Gunakan wadah yang benar-benar bersih dan kering sebelum dipakai untuk fermentasi, agar tidak terkontaminasi mikroba lain yang bisa membuat tape gagal atau bahkan berjamur.
- Jangan buka wadah selama proses fermentasi berlangsung karena bisa mengganggu suhu dan kelembapan yang dibutuhkan ragi untuk bekerja optimal.
Variasi Tape Singkong
- Tape singkong manis tanpa gula tambahan — cukup andalkan proses fermentasi alami tanpa menambah gula pasir.
- Tape singkong dengan aroma pandan — selipkan beberapa lembar daun pandan bersih di antara lapisan singkong saat fermentasi untuk aroma lebih harum.
- Tape ketan singkong — campur singkong kukus dengan ketan matang sebelum ditaburi ragi, menghasilkan tekstur yang berbeda dan lebih legit.
FAQ
Berapa lama waktu fermentasi tape singkong yang ideal?
Sekitar 2–3 hari. Semakin lama fermentasi, tape akan semakin asam; jika ingin rasa lebih manis, tape bisa dibuka setelah 2 hari.
Kenapa tape singkong saya gagal (tidak berair/keras)?
Kemungkinan singkong belum benar-benar dingin saat ditaburi ragi, takaran ragi kurang tepat, atau wadah yang dipakai kurang bersih sehingga fermentasi tidak berjalan optimal.
Apakah tape singkong mengandung alkohol?
Ya, dalam jumlah kecil sebagai hasil alami proses fermentasi. Konsumsi secukupnya, terutama bagi yang menghindari alkohol karena alasan kesehatan atau keyakinan tertentu.
Bagaimana cara menyimpan tape singkong agar tidak terlalu asam?
Setelah matang sesuai selera, segera pindahkan ke lemari es. Suhu dingin akan memperlambat proses fermentasi sehingga rasanya tidak terus bertambah asam.
Baca juga: cara masak sop ayam bening yang segar dan sederhana
Kesimpulan
Membuat tape singkong di rumah sebenarnya sederhana, asal memperhatikan tiga hal utama: kebersihan alat dan tangan, singkong yang benar-benar dingin sebelum diberi ragi, dan waktu fermentasi yang sesuai selera (2 hari untuk manis, lebih lama untuk rasa lebih asam). Dengan langkah yang tepat, kamu bisa menikmati tape singkong buatan sendiri yang empuk dan legit tanpa perlu membelinya.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026.
