Air Terjun Nglirip Tuban: Pesona dan Panduan Berkunjung

air terjun nglirip tuban dengan pelangi alami di sore hari

Air Terjun Nglirip berada di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sekitar 35 km dari pusat Kota Tuban. Air terjun setinggi sekitar 25 meter dengan lebar 20 meter ini punya daya tarik unik berupa pelangi alami yang muncul di sekitar siang hingga sore hari, serta legenda Putri Nglirip yang melekat di baliknya. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, sekitar Rp8.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.

Legenda di Balik Nama Nglirip

Nama “Nglirip” berasal dari kata “lirip” yang berarti menetes atau menangis. Menurut cerita masyarakat setempat, nama ini terkait kisah pilu seorang gadis desa yang jatuh cinta dengan seorang pemuda bangsawan, namun cintanya tidak direstui. Konon sang pemuda dibunuh atas perintah ayah si gadis, dan sang gadis kemudian menghabiskan waktunya meratap di sebuah gua di belakang air terjun ini karena kesedihan mendalam. Legenda inilah yang membuat air terjun ini juga dikenal dengan nama Air Terjun Putri Nglirip.

Daya Tarik Air Terjun Nglirip

  • Air jernih bertosca — pada musim kemarau, warna air terjun ini cenderung tosca jernih, sementara di musim penghujan berubah kecokelatan karena aliran air dari hutan sekitar.
  • Sumber air alami — berasal dari beberapa mata air di kawasan Hutan Lindung Krawak, sekitar 3 km dari lokasi air terjun.
  • Fenomena pelangi alami — kabut yang terbawa angin di sekitar air terjun sering menciptakan pelangi kecil, paling jelas terlihat sekitar pukul 15.00 WIB.
  • Suasana asri — dikelilingi pepohonan rindang dan udara sejuk khas kawasan pegunungan.
  • Legenda lokal — kisah Putri Nglirip menambah daya tarik cerita rakyat bagi wisatawan yang penasaran dengan sejarahnya.

Penting: kedalaman kolam di dasar air terjun ini mencapai sekitar 30 meter, sehingga pengunjung tidak diperbolehkan berenang di area tersebut demi keselamatan.

Lokasi dan Rute Menuju Air Terjun Nglirip

Alamat lengkap: Jalan Raya Mulyoagung, Dusun Sawah, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

  • Dari pusat Kota Tuban: ambil arah Jalan Raya Montong, lalu lanjutkan menuju Jalan Raya Mulyoagung. Jarak sekitar 35 km dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.
  • Dari Kabupaten Bojonegoro: jaraknya lebih dekat, sekitar 25 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
  • Menggunakan angkutan umum: dari Terminal Tuban, naik angkutan umum jurusan Montong, lalu lanjutkan perjalanan menuju Jojogan, dan dilanjutkan jalan kaki atau ojek menuju lokasi.

Setibanya di area parkir, pengunjung masih perlu berjalan kaki sekitar 500 meter menuju air terjun. Jalur setapaknya sudah cukup baik namun menanjak dan berkelok, termasuk melewati jembatan bambu yang cukup menantang.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

  • Tiket masuk dewasa: sekitar Rp8.000 per orang.
  • Tiket masuk anak-anak: sekitar Rp3.000 per orang.
  • Parkir motor: sekitar Rp2.000.
  • Parkir mobil: sekitar Rp5.000.
  • Jam operasional: setiap hari, pukul 07.00–16.30 WIB.

Harga tiket dan jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan, jadi sebaiknya dikonfirmasi ulang sebelum berangkat.

Fasilitas di Kawasan Wisata

  • Area parkir
  • Toilet
  • Spot foto
  • Warung makan
  • Gazebo untuk bersantai

Tips Berkunjung ke Air Terjun Nglirip

  • Datang sekitar pukul 15.00 WIB jika ingin berkesempatan melihat fenomena pelangi alami di sekitar air terjun.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin karena jalur menuju air terjun menanjak dan melewati jembatan bambu.
  • Jangan memaksakan diri berenang di kolam dasar air terjun karena kedalamannya cukup ekstrem (sekitar 30 meter).
  • Kunjungi saat musim kemarau untuk menikmati warna air tosca yang jernih, karena di musim hujan warnanya berubah kecokelatan.
  • Bawa bekal makanan/minuman secukupnya, terutama jika menempuh perjalanan panjang dari luar kota.
  • Siapkan uang tunai untuk tiket masuk dan parkir karena kemungkinan belum tersedia pembayaran digital di lokasi.

FAQ

Berapa harga tiket masuk Air Terjun Nglirip?
Sekitar Rp8.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak, ditambah biaya parkir motor Rp2.000 atau mobil Rp5.000. Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Apakah boleh berenang di Air Terjun Nglirip?
Tidak disarankan. Kedalaman kolam di dasar air terjun mencapai sekitar 30 meter, sehingga cukup berisiko bagi pengunjung.

Kapan waktu terbaik melihat pelangi di Air Terjun Nglirip?
Sekitar pukul 15.00 WIB, saat kabut dari percikan air terjun tertiup angin dan membentuk pelangi kecil di sekitar lokasi.

Seberapa jauh jalan kaki dari parkiran menuju air terjun?
Sekitar 500 meter dengan jalur menanjak dan berkelok, termasuk melewati sebuah jembatan bambu.

Baca juga: Air Terjun Jumog di Karanganyar

Kesimpulan

Air Terjun Nglirip menawarkan kombinasi keindahan alam, legenda lokal yang menarik, dan fenomena pelangi alami yang jarang ditemukan di air terjun lain. Datanglah di musim kemarau sekitar siang hingga sore hari untuk pengalaman terbaik, gunakan alas kaki yang aman untuk trekking, dan patuhi larangan berenang di kolam dasarnya demi keselamatan.


Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026. Harga tiket dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu — selalu cek info terbaru sebelum berkunjung.

Scroll to Top