Cara membuat bandrek cukup mudah: rebus jahe yang sudah dibakar dan dimemarkan bersama gula merah, serai, kayu manis, cengkeh, dan daun pandan hingga mendidih dan aromanya keluar. Minuman hangat khas Sunda ini bisa disajikan polos atau ditambah susu kental manis untuk versi bandrek susu.
Apa Itu Bandrek
Bandrek adalah minuman hangat tradisional khas masyarakat Sunda, Jawa Barat, yang terbuat dari jahe dan campuran rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan gula merah. Bandrek dipercaya sudah ada sejak masyarakat Sunda mengenal budaya rempah, dan populer diminum saat cuaca dingin atau ketika tubuh terasa kurang fit karena sensasi hangat dari jahenya. Bedanya dengan bajigur (minuman khas Sunda lainnya) terletak pada bahan utama: bandrek berbasis jahe, sedangkan bajigur menggunakan santan sebagai bahan dasar.
Bahan-Bahan (untuk 4 gelas)
- 80–100 gram jahe, cuci bersih
- 150 gram gula merah/gula aren, sisir halus
- 2–3 batang serai, memarkan
- 1–2 batang kayu manis
- 3–5 butir cengkeh
- 1–2 lembar daun pandan, simpulkan
- 1 liter air
- Garam secukupnya
- Susu kental manis (opsional, untuk versi bandrek susu)
Cara Membuat Bandrek
- Bakar jahe sebentar di atas api kompor hingga kulitnya sedikit gosong dan aromanya keluar, lalu memarkan.
- Masukkan air ke dalam panci, tambahkan jahe yang sudah dimemarkan, gula merah, serai, kayu manis, cengkeh, dan daun pandan.
- Masak dengan api sedang hingga mendidih dan warna air berubah kecokelatan, sambil sesekali diaduk agar gula larut merata.
- Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan mendidih pelan selama beberapa menit agar aroma rempah lebih meresap.
- Tambahkan sedikit garam untuk menyeimbangkan rasa manis, aduk rata, lalu cicipi.
- Saring bandrek ke dalam gelas saji agar bebas dari serpihan rempah.
- Jika ingin versi bandrek susu, tambahkan 1–2 sendok makan susu kental manis ke dalam gelas sebelum bandrek dituang, aduk rata.
- Sajikan selagi hangat.
Tips Agar Bandrek Tidak Gagal
- Bakar jahe sebelum direbus — langkah ini kunci utama agar aroma jahe keluar maksimal, bukan sekadar terasa pedas mentah.
- Gunakan gula merah asli (bukan gula pasir saja) agar warna dan aroma khasnya lebih kuat.
- Jangan merebus terlalu lama dengan api besar, karena rempah seperti cengkeh dan kayu manis bisa membuat rasa jadi pahit jika dipanaskan berlebihan.
- Saring sebelum disajikan supaya tidak ada serpihan serai atau kulit jahe yang tertinggal di gelas.
Variasi Bandrek
- Bandrek jahe merah — pakai jahe merah untuk rasa yang lebih tajam dan hangat.
- Bandrek susu — tambahkan susu kental manis atau susu cair untuk rasa lebih creamy.
- Bandrek rempah lengkap — tambahkan kapulaga, pala, atau merica untuk aroma yang lebih kompleks.
FAQ
Apa beda bandrek dan bajigur? Bandrek berbahan dasar jahe dan rempah kering, sedangkan bajigur menggunakan santan sebagai bahan utama — keduanya sama-sama minuman hangat khas Sunda tapi profil rasanya berbeda.
Apakah bandrek bisa dibuat tanpa gula merah? Bisa, diganti gula pasir atau madu, tapi aroma dan warna khasnya akan sedikit berbeda dari bandrek tradisional.
Berapa lama bandrek bisa disimpan? Bandrek cair bisa disimpan di kulkas 2–3 hari dalam wadah tertutup, dan dipanaskan kembali sebelum diminum.
Apakah bandrek aman untuk yang punya masalah lambung? Karena bandrek mengandung jahe dan rempah yang cukup kuat, sebaiknya diminum dalam porsi wajar dan tidak dalam keadaan perut kosong bagi yang punya riwayat asam lambung.
Kesimpulan
Bandrek adalah minuman hangat khas Sunda yang mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan sederhana: jahe, gula merah, dan rempah kering. Kuncinya ada di membakar jahe sebelum direbus dan tidak memasak rempah terlalu lama agar rasanya tetap segar dan tidak pahit. Cocok dinikmati saat cuaca dingin atau musim hujan.
